KEHILANGAN
Sehari
terkadang terasa seminggu saat menunggunya kembali pada hatiku yang hampir mati
karenanya. Tuhan telah sampaikan perasaanku padanya melalui burung-burung
kertasku yang mulai kusam karena debu. Seakan teringat seorang Rizky yang
pernah hadir dalam hidupku, aku semakin membayangkan bagaimana jika pada saat
itu aku tak pernah mengenalnya?, aku pasti tak akan pernah menulis hal seperti
ini yang akan membuat orang lain menertawakan tulisan bodohku karena selalu
mengingatnya yang telah meninggalkanku
dan dunia untuk selamanya.
Namun, aku
begitu berarti saat mengatakan apa yang akan terjadi adalah aku tak bisa
memilikimu, aku tak bisa menjawab apa yang kau tanya, namun aku bisa merasakan
apa yang kau tanya. Tetapi saat aku mulai bangkit karena kesadaranku, kau
menolaknya untuk meninggalkanku sendiri.
“Rizky ...
aku tahu kau masih sangat mencintaiku, aku tahu kau tak pernah lupa dengan
semua tingkahku yang seakan tak memperdulikanmu. Namun, tuhan telah mengatakan
padaku melalui sebuah kata yang tak akan pernah kulupa saat kau menjelaskan
padaku tentang sebuah arti kehilangan.”
Created
by : Hasniar Rahmawati
Category
: Flash Fiction