SEDOT INGUS


Sebenarnya ini APA BANGET deh, Tapi ya coba baca aja lah. Saya juga bingung -___-

SEDOT INGUS ... ??
Sedot ingus itu adalah 2 kata yang saya maknai sebagai gambaran AKHIR orang menangis atau sesudah menangis.
Ada sebuah cerita ketika saya mengambil nama ‘sedot ingus’. Berawal sekitar bulan Maret atau april 2012 gitu.
Saat itu saya sedang sedih-sedihnya karena suatu hal, ibaratnya Galau gitu lah ya? :p hahaha ... Saat itu saya menangis sejadi-jadinya, saya terisak seisak-isaknya, sampai suara saya itu kayak kodok (seperti flu) atau bindeng. Dan tanpa sengaja saya menatap wajah saya di kaca kamar, dan entah kenapa tiba-tiba saya berhenti menangis dan malah tertawa sejadi-jadinya di depan kaca itu. Dan sesudah menangis, “Kok hidung gue kayak ingusan gini si? Padahal kan gue nggak flu!” batin saya saat itu. Dan saya pegang hidung saya yang pesek ini. Kembali saya tertawa. Dan apa yang saya tertawakan?
Setelah 5 menit saya menangis, saya selalu sedot-sedot ingus saya. Padahal kalau dipikir buat apa si saya menangis? Padahal saya yakin orang lain pasti ada yang lebih sedih dari saya, jadi kenapa saya harus sampai segininya gitu loh!. Saya yakin sekali, bahwa Allah telah mengatur semuanya. Allah telah merancang hidup umatnya sedemikian apik. Ya mungkin saat itu dan sampai saat ini adalah yang terbaik untuk saya dari-NYA. Meski bukan ini yang saya mau. Tapi ya Sudah Lah! J
Saya adalah seorang manusia sama seperti anda yang saat ini sedang membaca tulisan yang mungkin menurut sebagian orang ( ihh gak jelas banget sih ini ! ) atau apalah. Yang jelas saya adalah seseorang yang sangat menghargai arti. Saya adalah orang yang selalu memaknai hidup saya sangat kritis di dunia ini. Saya selalu memposisikan diri saya sebagai seseorang yang akan meninggal besok. Atau mungkin sekarang. Karena semua manusia di dunia ini pasti akan mati.
Saya selalu memposisikan diri saya sebagai seseorang yang mempunyai penyakit mematikan yang akan menewaskan saya kapan pun.
Saya selalu memposisikan diri saya sebagai seorang yang paling bahagia di antara semua orang yang sedang bersama saya. Entah bagaimana caranya. Mungkin saya harus menyembunyikan kesedihan saya saat itu atau cara-cara yang lain.
Saya tidak ingin melihat orang-orang yang sangat saya sanyangi bersedih karena saya, saya ingin melihat mereka tertawa dan tersenyum bahagia.
Bagi saya, membuat orang lain tertawa dan selalu nyaman dengan saya adalah hal yang sangat luar biasa indah.
Tapi saya tidak memposisikan diri sebagai orang yang paling lemah meskipun saya mewakili orang-orang di luar sana yang kurang beruntung.
Saya selalu menghargai sebuah kasih sayang. Sehingga kasih sayang akan saya berikan pada siapapun, tak terkecuali untuk orang yang ‘Mungkin’ pernah menyakiti atau sedang menyakiti saya. Saya tidak perduli dengan hal di sakiti dan tersakiti. Yang saya tahu sebenarnya hidup ini sangat indah jika kita tahu makna dan arti dari segalanya.
MENGAPA??? ...
Allah lah yang selalu di samping kita bahkan selalu di urat nadi kita saat kita sedang merasakan indahnya Hidup, atau bahkan pedihnya hidup. Namun itulah sebuah perjuangan untuk tidak pernah meneteskan airmata sedikit pun, kecuali saat bahagia dan terharu ...
Orang yang hebat adalah orang yang selalu memaafkan kesalahan orang lain. Ikhlas dengan apa yang telah diterimanya.
Waktu akan mengatakan pada dunia bahwa setiap manusia di bumi ini akan mati dan hilang,  sehingga membuat dunia terasa hampa dan sepi. Makna kritis yang harus saya hadapi dan di benarkan. Memang tidak ada ruginya jika suatu saat kita akan kehilangan sesuatu yang kita miliki di dunia ini, toh akhirnya pun kita akan dipertemukan lagi  ketika saatnya tiba, atau mungkin Indah pada Waktunya J
Waktu akan membutuhkan banyak nyawa untuk mengatur kerjanya, sehingga apa yang kita lakukan saat ini adalah sebuah waktu yang akan dengan jujur mengatakan “Kamu tidak pernah sendiri” Allah akan selalu bersama kita dimanapun berada. Sepasti mungkin ia akan menjaga kita dalam keadaan hancur sekalipun, dengan tanda kutip kita baik dan selalu taat pada semua perintahnya.
KENAPA kita tidak pernah melakukan apa yang seharusnya kita lakukan saat bahagia?
Apakah sebuah tanda dalam hati dan jiwa kita hancur dan tak bersisa sama sekali?
Allah memberikan sebuah rindu pada kita untuk seseorang, karena Allah telah merencanakan sesuatu yang lebih dan jauh sangat indah untuk kita, coba bayangkan jika lama waktu tidak mempertemukan kita dalam satu jarak yang jauh, itulah fungsi keindahan yang tuhan berikan pada kita, coba pikir jika Allah selalu mempertemukan semua manusia setiap saat dan berada dekat kita, pasti sangat membosankan dan tak pernah merindukan arti persahabatan dan persaudaraan diantara  kita.
Allah  memberikan kita sebuah masalah yang mungkin amat rumit dan pelik untuk menguji kesabaran dan hati kita. Justru di situlah letak pahala kita jika dapat menyelesaikan masalah itu dengan benar.
Dan untuk perihal jodoh-menjodoh Allah juga telah mengatur. Allah tidak mungkin menukar tulang rusuk yang salah. Ikhlaskan ... bahwa Allah itu sangat sempurna.
                                                                                    
                                                                                        Keep your Smile ! J
                                                                                    From :             Sedot Ingus -___-

Tidak ada komentar: