Jumat, 06 Juli 2012

KANKER DARAH


Tidak ada seorang pun yang ingin menderita kanker darah. Kanker darah merupakan salah satu jenis kanker mematikan yang menyerang manusia, baik wanita atau laki-laki. Gejala dari kanker darah ini diawali dengan anemia. Anemia terjadi karena pasokan oksigen ke dalam tubuh berkurang, hal ini karena sel darah normal yang bertugas mengalirkan darah ke seluruh tubuh didominasi oleh pertumbuhan sel darah putih yang abnormal, sehingga tubuh akan bernafas lebih cepat sebagai balasannya. Selain itu penderita kanker darah juga akan mudah terserang infeksi. Sel darah putih yang bertugas melindungi tubuh dari bakteri dan virus mengalami pertumbuhan yang abnormal, sehingga antibodi yang dihasilkan tidak terbentuk dan berfungsi kurang baik. Penderita kanker ini juga akan mengalami pendarahan. Pendarahan ini terjadi karena platelet atau sel pembeku darah tidak terproduksi secara wajar karena didominasi oleh sel darah putih, oleh karena itu penderita mengalami pendarahan yang ditandai dengan banyaknya bercak merah di bawah jaringan kulit.
Bila tubuh anda cepat lelah dan wajah kita terlihat pucat, sebaiknya anda segera memeriksakan kondisi tersebut pada dokter karena hal tersebut bisa mengindikasikan penyakit kanker darah. Gejala tersebut disebabkan karena pasokan oksigen ke dalam tubuh menjadi berkurang. Gejala lain dari kanker darah adalah pendarahan. Pendarahan terjadi karena sel pembeku darah tidak terproduksi secara normal dan didominasi oleh sel darah putih, penderita mengalami pendarahan di jaringan kulit dengan ditandai banyaknya bintik-bintik merah pada jaringan kulit. Gejala selanjutnya adalah tubuh penderita kanker darah atau leukimia ini akan mudah terserang infeksi. Infeksi ini merupakan akibat dari pertumbuhan sel darah putih yang menghasilkan antibodi pemusnah bakteri, terproduksi secara tidak wajar dan abnormal. Penderita juga biasanya sering mengeluhkan nyeri tulang dan persendian.

Gejala kanker darah
Gejala Kanker darah bisa dibilang sangat menakutkan. Darah merupakan unsur penting yang menunjang kehidupan kita. Gejala kanker darah seperti anemia. Penderita akan menampakkan gejala cepat lelah, pucat, dan bernafas lebih cepat yang disebabkan oleh pasokan oksigen ke dalam tubuh berkurang secara drastis. Pendarahan terjadi akibat platelet atau sel pembeku darah diproduksi secara tidak normal karena didominasi oleh sel darah putih, maka penderita akan mengalami pendarahan di jaringan kulit. Penderita kanker darah ini akan mudah terserang infeksi. Infeksi ini terjadi karena sel darah putih yang berperan sebagai pelindung daya tahan tubuh, terutama melawan infeksi dari bakteri dan virus tidak terbentuk secara normal, sehingga mengalami disfungsi.
Penyakit kanker darah atau leukemia merupakan salah satu jenis kanker yang berbahaya dan dapat mengakibatkan kematian. Untuk langkah pengobatan maupun pencegahan penyakit kanker darah, mari sedari dini kita mengenal penyakit kanker darah dan cara mengobatinya untuk meminimalisir dampak penyakit kanker darah.
Leukemia adalah sejenis kanker yang terjadi pada sel-sel darah (sel darah putih). Leukemia biasanya terjadi dimulai pada sum-sum tulang, tempat terbentuknya sel-sel darah tersebut. Pada saat itu, sel-sel darah yang seharusnya berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh berubah menjadi abnormal sehingga memproduksi sel darah putih secara tidak terkontrol.
Leukemia umumnya muncul pada diri seseorang sejak dimasa kecilnya, Sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih yang berkembang tidak normal atau abnormal. Normalnya, sel darah putih me-reproduksi ulang bila tubuh memerlukannya atau ada tempat bagi sel darah itu sendiri. Tubuh manusia akan memberikan tanda/signal secara teratur kapankah sel darah diharapkan be-reproduksi kembali.

Gejala Kanker Darah :

Gejala-gejala yang terjadi jika seseorang mengalami leukimia atau kanker darah adalah anemia, pendarahan, terserang infeksi, nyeri pada bagian tulang dan persendian, nyeri perut, pembengkakan kelenjar lympa, kesulitan bernafas, pembengkakan kelenjar getah bening, sakit yang berlebihan, demam dan berkeringat di malam hari, sakit kepala, sakit tulang dan sendi, sangat lemas dan lemah, dan turun berat badan secara drastis.
Penyebab Kanker Darah :
Sampai saat ini penyebab penyakit leukemia belum diketahui secara pasti, akan tetapi ada beberapa faktor yang diduga mempengaruhi frekuensi terjadinya leukemia.
1. Radiasi. Hal ini ditunjang dengan beberapa laporan dari beberapa riset yang menangani kasus Leukemia bahwa Para pegawai radiologi lebih sering menderita leukemia, Penerita dengan radioterapi lebih sering menderita leukemia, Leukemia ditemukan pada korban hidup kejadian bom atom Hiroshima dan Nagasaki, Jepang.
2. Leukemogenik. Beberapa zat kimia dilaporkan telah diidentifikasi dapat mempengaruhi frekuensi leukemia, misalnya racun lingkungan seperti benzena, bahan kimia inustri seperti insektisida, obat-obatan yang digunakan untuk kemoterapi, rokok.
3. Herediter. Penderita Down Syndrom memiliki insidensi leukemia akut 20 kali lebih besar dari orang normal.
4. Virus. Beberapa jenis virus dapat menyebabkan leukemia, seperti retrovirus, virus leukemia feline, HTLV-1 pada dewasa.

Pencegahan Kanker Darah :

Untuk pencegahan penyakit kanker darah atau leukimia sebaiknya kita menghindari faktor risikonya, seperti : tidak merokok, mengurangi dan mencegah kosumsi zat karsinogenik, menghindari pemaparan radiasi sinar tertentu, menjalani pola hidup seimbang serta rajin berolahraga.

Pengobatan Kanker Darah :

Sejumlah pengobatan dapat kita lakukan untuk penyembuhan penyakit ini, salah satunya melalui cara medis seperti melakukan kemoterapi dengan menggunakan obat-obatan, terapi sinar (terapi radiasi), terapi biologi, operasi bedah (pengangkatan limpa), dan transflantasi sumsum tulang belakang. Namun cara tersebut merupakan salah satu pengobatan yang perlu dilakukan secara berkala juga tentunya mengeluarkan sejumlah biaya yang tidak sedikit.
Saat ini telah hadir pengobatan penyakit kanker darah atau leukimia secara alami yaitu dengan obat alami kanker darah dari jus kulit manggis xamthone plus. Obat alami kanker darah ini sangat efektif untuk melawan berbagai macam penyakit kanker lainnya, seperti penyakit kankr payudara, kanker kelenjar getah bening, kanker prostat, kanker serviks, dll serta penyakit jantung. Mengapa demikian ?? Simak penjelasannya berikut ini :
Kulit buah manggis mengandung senyawa Xanthone yang meliputi mangostin, mangostenol, mangostinon A, mangostenon B, trapezifolixanthone, tovophyllin B, alfa mangostin, beta mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid epicatechin, dan gartanin. Senyawa tersebut sangat bermanfaat untuk kesehatan. Senyawa Xanthone tersebut hanya dihasilkan dari genus Garcinia. Di luar negeri kulit buah manggis sudah dibuat kapsul yang digunakan untuk suplemen diet, antioksidan, dan antikanker.
Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak kulit manggis mempunyai aktivitas melawan sel kanker meliputi breast, liver, dan leukemia. Selain itu, juga digunakan untuk antihistamin, antiimpflamasi, menekan sistem saraf pusat, dan tekanan darah, serta antiperadangan. Kulit buah juga mengandung antosianin seperti cyanidin-3-sophoroside, dan cyanidin-3-glucoside. Senyawa tersebut berperan penting pada pewarnaan kulit manggis. Kulit buahnya mengandung senyawa pektin, tanin, dan resin yang dimanfaatkan untuk menyamak kulit dan sebagai zat pewarna hitam untuk makanan dan industri tekstil, sedangkan dan getah kuning dimanfaatkan sebagai bahan baku cat dan insektisida.Efek biologi & farmakologi Rebusan kulit buah manggis mempunyai efek antidiare. Buah manggis muda memiliki efek speriniostatik dan spermisida. Ekstrak (n-heksana dan etanol) manggis memiliki tingkat ketoksikan tertentu pada penggunaan metode uji Brine Schrimp Test (BST). Dari hasil penelitian dilaporkan bahwa alfa mangostin (1,3,6-trihidroksi-7-metoksi-2,8-bis (3metil-2-butenil)-9H-xanten-9-on) hasil isolasi dari kulit buah manggis mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. Sehingga dapat membantu menyembuhkan penyakit kanker darah.

Rabu, 04 Juli 2012

^ADA YANG NGGAK BERES DENGAN KITA^


“De, ayah dirawat di rumah sakit” kata kakaku Putra. Hari ini aku sangat merasa bersalah karena kemarin aku menentang kemauan ayah agar aku berhenti dari ekskul basketku. Aku hanya tinggal bertiga bersama ayah dan kakaku Putra yang kemarin genap berusia dua puluh tahun, sedangkan ibuku telah meninggal dunia sejak usiaku balita karena sakit keras. Tak ada yang bisa kujelaskan lagi saat ini, karena begitu sibuknya aku menemani ayah dirawat disebuah rumah sakit di kotaku, ketakutanku semakin bertambah karena rasa bersalahku.
De gantian temenin ayah sana !” kata ka Putra padaku yang baru saja pulang sekolah
Aduh kak, aku lagi banyak tugas di sekolah !” jawabku
Makanya jangan ngurusin ekskul yang gak penting! gue lebih banyak tugasnya daripada lo, udah sana ke rumah sakit, kasihan itu ayah enggak ada yang nemenin”.
Dengan membawa martabak kesukaan ayah, sore ini aku bergegas untuk menemuinya. Sesampainya di tempat, untuk pertamakalinya aku melihat ayah terbaring lemah di ranjang rawatnya, begitu sangat merasa bersalahnya aku jika tidak menemaninya malam ini, terlebih pasien di samping ayah juga tidak ada yang menemani.
Pah, kemana aja si?? pokoknya Deni mau pindah dari ruangan ini? sejak kapan coba papa tempatin Deni di tempat sempit kayak gini??!!” suara pasien sebelah yang sangat tidak sopan itu sangat mengganguku dan ayah yang sedang tidur.

^SEKEMBALI DIRINYA^

Begitu sibuknya Bayu mencari sesuatu dengan ditemani sebingkai foto wanita cantik yang ada dipikirannya sejak tiga tahun lalu yang membuatnya begitu semangat. Bayu sedang mencari tumpukan tugas yang diberikan dosennya dua hari yang lalu yang harus ia kerjakan malam ini sesuai target. Bayu begitu semangat mencari tugas-tugas itu sampai larut malam namun tak ia temukan juga. Ia lupa meletakkan tumpukan tugas berupa makalah itu dimana. Kalau bukan karena Desy, wanita difoto itu, rasanya tak mungkin Bayu sesemangat ini mencari tugas itu, walaupun ia harus merelakan absen melihat pertandingan team kesayangannya di Tv sport malam ini. Waktu benar-benar larut malam, ia harus segera membaringkan tubuhnya dan berhenti mencari tugas yang rencananya harus dikumpulkan dua hari lagi. Posisi tidurnya kali ini  diawali dengan kedua tangan di bawah kepala. Kebiasaan yang selalu hadir diwaktu malam, ia harus mendengarkan lagu-lagu favoritnya di ipod, dengan headphone yang mengelilingi setengah lingkaran kepala dikedua telinga hingga pagi kembali menyambutnya. Suatu kebiasaan yang selalu mendapat protes dari Desy, teman-teman, dan terutama ibunya yang selalu memperhatikannya. Dan waktunya menikmati lagu-lagu cadas yang mengantarnya tidur dan bermimpi indah bersama Desy.